Setelah memasarkan varian sedan Toyota Etios bermesin bensin pada Desember 2010 lalu di India, Toyota Motor Corporation (Toyota) berniat meluncurkan varian bermesin diesel. Bahkan,produsen mobil asal Jepang itu juga sekaligus
meluncurkan varian hatchback Etios atau yang dinamai Toyota Liva. "Rencananya mobil ini diluncurkan pada 9 September mendatang," ujar sumber di Toyota India seperti dilansir motorbeam.com, Sabtu, 27 Agustus 2011. Kedua varian besutan Toyota itu akan bersaing ketat dengan mobil berbanderol murah dari Honda, Honda Brio,
dan dari Suzuki. Dua keunggulan yang diandalkan oleh Toyota adalah banderol yang murah serta ramah lingkungan. Baik sedan maupun hatchback tersebut
mengusung mesin diesel 1.400 cc. Mesin itu diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 76 bhp pada putaran mesin 5.600 rpm dan torsi maksimum 13,46 kgm.
Toyota mengaku telah melengkapinya dengan sejumlah fitur keselamatan, di antaranya electronic power steering, SRS air bag, serta engine immobilizer. Hanya soal harga
hingga kini belum ada informasi. Namun, sumber di Toyota India memperkirakan harganya tak akan terpaut jauh dengan versi bermesin diesel. Perkiraan harga berada di kisaran 496.000 -686.500 Rupee atau sekitar Rp 89 - 136 juta. Lantas akankah mobil tersebut dipasarkan Indonesia? "Pada prinsipnya kami mempelajari semua potensi yang ada di tanah air bagi model baru Toyota," ujar Rouli
Sijabat, Public Relation Manager PT Toyota Astra Motor yang dihubungi beberapa waktu lalu. Bila respons pasar bagus, kata Rouli, maka mobil itu akan dipasarkan. Hanya, Rouli tak bersedia menyebut target waktu kapan mobil itu
dipasarkan di Indonesia. "Kami tidak mematok target waktu, karena proses studi ini tengah berlangsung," kata dia. (www.tempointeraktif.com/27 Agustus 2011)
Berbagi informasi tentang otomotif, seperti perawatan berkala kendaraan, cara mengendarai kendaraan yang benar, modifikasi, auto show nasional & International dan teknologi mobil serta informasi yang terkait.
Selamat Datang di Blog ini.
“Jika segala sesuatu tidak berjalan baik untuk Anda, mulai berupaya mengoreksi situasi dengan cermat, memeriksa servis yang Anda berikan dan terutama semangat Anda dalam memberikan servis itu”.
(Roger Babson)
09 September 2011
13 Juli 2011
Moge Suzuki
Ternyata bukan cuma motor gede (moge) Kawasaki yang bisa dibeli langsung lewat Agen
Tunggal Pemegang Merek (ATPM). Moge Suzuki pun bisa dibeli langsung lewat ATPM-nya PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Pada prinsipnya semua model moge Suzuki bisa dimasukan ke Indonesia lewat PT SIS.
Asik kan! Bahkan di Pekan Raya Jakarta (PRJ) lalu, PT SIS juga sukses menjual dua moge Suzuki GSX R-600 dan GSR 750. Keduanya dilepas Rp 175,4 juta (off the road) untuk GSR 750 dan Rp 229,3 juta (off the road) untuk GSX R- 600. Sedang untuk estimasi biaya BBN-nya mencapai Rp 34 jutaan. "Model lain juga bisa, tapi kita harus cek ke Jepang dulu", ungkap Suandi Widiarto, Deputy GM Marketing 2W
PT SIS. Pasalnya, keberadaan moge Suzuki ini memang tidak ready stock. Pembelian bisa dilakukan sesuai order yang masuk. Untuk penjualan dan jaminan service-nya, PT
SIS menunjuk dealer Suzuki IJMG Sunter. Begitu juga dengan ketersediaan spare part-nya, bisa didapat dengan cara inden lewat ATPM.
(www.otomotifnet.com/12 Juli 2011)
Tunggal Pemegang Merek (ATPM). Moge Suzuki pun bisa dibeli langsung lewat ATPM-nya PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Pada prinsipnya semua model moge Suzuki bisa dimasukan ke Indonesia lewat PT SIS.
Asik kan! Bahkan di Pekan Raya Jakarta (PRJ) lalu, PT SIS juga sukses menjual dua moge Suzuki GSX R-600 dan GSR 750. Keduanya dilepas Rp 175,4 juta (off the road) untuk GSR 750 dan Rp 229,3 juta (off the road) untuk GSX R- 600. Sedang untuk estimasi biaya BBN-nya mencapai Rp 34 jutaan. "Model lain juga bisa, tapi kita harus cek ke Jepang dulu", ungkap Suandi Widiarto, Deputy GM Marketing 2W
PT SIS. Pasalnya, keberadaan moge Suzuki ini memang tidak ready stock. Pembelian bisa dilakukan sesuai order yang masuk. Untuk penjualan dan jaminan service-nya, PT
SIS menunjuk dealer Suzuki IJMG Sunter. Begitu juga dengan ketersediaan spare part-nya, bisa didapat dengan cara inden lewat ATPM.
(www.otomotifnet.com/12 Juli 2011)
Langganan:
Postingan (Atom)


